aku mengenalnya dlu dalam sekejap mata.
bisa mencintainya hanya dengan mendengar kata-kata dari ucapanya dari bibirnya yang tak henti-hentinya berbicara kepadaku.
aku menginginkanya dulu tak seingin ini. aku menginginkanya melebihi rasa haus dan lapar ku.
entah ini cinta setulus hati atau cinta yang berlebih lebihan.
namun sekarang aku menyadari aku mencintai dia tak sepenuh hatiku .
mungkin karena terlalu mencintainya aku jadi terlalu lelah dan tidak sanggup lagi untuk mencintainya.
semwa bgitu terasa sakit di sekujur tubuh ku.
aku menjerit TUHAN TOLONG AKU APA SEBEGINI SAKITNYAKAH CINTA. MANA YANG HARUS KU AMBIL AKU INGIN MENDAPATKAN YANG TERBAIK UNTUK HIDUPKU.
aku sendiri tidak tahu tuhan memberikan jawaban atau tidak atas jeritan-jeritan rasa sakit yang berkecamuk mengigit rongga-rongga di tubuhku.
apa kah ini kutukan yang harus aku dapat dari orang yang ku cintai.
apa aku salah ..
maaf aku telah melukai mu lagi dan lagi
cinta dan tubuh ku sudah tak snggup lagi meng ia kan segala apa yg kamu ingin.
ku putuskan pergi .
maaf aku meninggal kanmu di atas segala kesusahan mu. aku gagal
maaf telah menjadikan kenangan manis menjadi hal pahit.
yang dulu pernah berbagi hati dan mendekap mu dalam sunyi.